Golden Wings

Ketika Bidadari Merengkuh Purnama
About Me
Jika mimpi seumpama purnama, biarkan aku terbang merengkuh purnama itu.

Rabu, 15 Februari 2012

Peran generasi muda untuk sektor pertanian memang sangat penting. Karena dengan hadirnya generasi muda tersebut diharapkan dapat meningkatkan sektor pertanian.Tentunya dengan begituIndonesiamakin makmur dan sejahtera.

Namun yang terjadi sekarang sektor  petanian mengalami penuaan. Hal tersebut tidak boleh dibiarkan terus terjadi. Jika ini terus terjadi tentu akan menghambat sektor pertanian,penuaan pada sektor pertanian diIndonesiasudah terjadi dimana-mana.Apa yang akan terjadi nantinya jikalau tidak ada peremajaan atau pembenahan pertanian di Indonesia ini.
Tapi apa yang dilakukan para pemuda-pemudaIndonesia?.Saat ini generasi muda lebih memilih jurusan lain selain pertanian, karena pola fikir yang menganggap bahwa petani itu pekerjaan kasar dan identik dengan kemiskinan. Jurusan lain yang dianggap lebih menjanjikan untuk masa depan dan lebih bergengsi yang saat ini diminati. Padahal jika dilogika kita bisa makan karena panennya petani. Tanpa mereka kita kekurangan bahan makanan pokok. Jangan sampai kita sebagai bangsaIndonesiayang memiliki lahan yang subur dan luas ini.Dijadikan lahan pertanian malah mengimpor beras dari Negara lain.

Selain lahan yang terus menyempit, infrastruktur yang rusak, pertanian diIndonesiajuga punya masalah serius dalam perkara sumber daya manusia. Di Jawa tengah 40 persen petani berusia diatas 50 tahun. Usia yang tidak lagi produktif untuk melakukan pekerjaan-pekarjaan di bidang pertanian ini tentu saja menuntut adanya regenerasi sehingga bisa menjamin tetap bergulirnya aktivitas pertanian yang merupakan sumber utama penghidupan sebagian besar rakyatIndonesia, terutama di Jawa barat.

Namun demikian, generasi muda, yang semestinya menjadi generasi penerus, sangat jarang yang memilih pertanian sebagai mata pencaharian mereka. Di desa, kaum muda yang umumnya lahir dan dibesarkan di keluarga petani, sebagian besar enggan untuk melanjutkan profesi orang tua mereka untuk menjadi petani. Mereka lebih memilih pekerjaan ‘non tanah’ sebagai sumber penghidupan. Misalnya menjadi buruh pabrik, kuli bangunan, atau tukang ojek. Sebagian dari mereka tergoda untuk pergi mengadu nasib di kota-kota besar sepertiJakarta. Hal ini bisa dilihat diantaranya dari fenomena urbanisasi tahunan pasca lebaran. Puluhan ribu orang dari desa berbondong-bondong kekotaJakarta. Dikotamereka biasanya bekerja di sektor informal seperti pedagang kakilima, pembantu rumah tangga, menjadi buruh bangunan, adapula yang terpaksa menjadi pengamen jalanan.

Peran pemuda dalam pengembangan pertanian sangat berpengaruh sekali, peningkatan taraf rakyat desa yang sebagaian pekerjaannya sebagai petani juga sangat berpengaruh. Peran pemuda juga sangat berpengaruh dalam penyebaran informasi bagi para petani. Selain itu pemuda juga harus dibekali cara-cara pertanian yang baik dan benar, sehingga sewaktu-waktu mereka dibutuhkan, mereka telah siap.

Untuk meningkatkan peran pemuda dalam perkembangan pertanian dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1.       Peningkatan sumber daya manusia terutama pemuda dalam peran aktif di sektor pertanian.
2.       Merubah pola fikir tentang petani itu kasar dan identik dengan kemiskinan dengan tanpa petani kita tidak bisa makan.
3.       Peningkatan taraf hidup masyarakat desa sehingga dapat bersaing dengan masyarakatkota.
4.       Mengembangkan system pertanian masyarakat desa dengan teknologi modern.
5.       Pemuda yang harus lebih aktif dan selektif dalam memilih jurusan di Universitas.
6.       Mengembangkan akses informasi tentang pertanian.
7.       Pemuda harus bisa lebih giat dalam peningkatan pertanianIndonesia.
8.       Pemuda juga harus sadar bahwa kita tidak bisa hidup tanpa adanya petani.

http://blog.umy.ac.id
Categories:

0 comments: